Logo

Desa Dungkait

Kabupaten Mamuju

Home

Profil Desa

Video Profil Desa

Infografis

Listing

IDM

Berita

(DABUKE' TAU MA'BASA INDONESIA KUITADE DAPURANMU! ) DULU DIANJURKAN BAHASA INDONESIA, KINI DITUNTUT PELESTARIAN BAHASA DAERAH

(DABUKE' TAU MA'BASA INDONESIA KUITADE DAPURANMU! ) DULU DIANJURKAN BAHASA INDONESIA, KINI DITUNTUT PELESTARIAN BAHASA DAERAH

Invalid Date

Ditulis oleh MARIONO,S. Pd

Dilihat 74 kali

(DABUKE' TAU MA'BASA INDONESIA KUITADE DAPURANMU! ) DULU DIANJURKAN BAHASA INDONESIA, KINI DITUNTUT PELESTARIAN BAHASA DAERAH

Bahasa Indonesia sejak dahulu menjadi bahasa pemersatu bangsa yang dianjurkan untuk digunakan dalam kehidupan sehari-hari, terutama di lingkungan pendidikan, pemerintahan, dan masyarakat umum. Penggunaan Bahasa Indonesia dinilai penting untuk mempererat persatuan di tengah keberagaman suku dan budaya di Indonesia.

Namun seiring perkembangan zaman, penggunaan bahasa daerah di berbagai wilayah mulai mengalami penurunan, khususnya di kalangan generasi muda. Banyak anak-anak dan remaja kini lebih terbiasa menggunakan Bahasa Indonesia bahkan bahasa asing dibanding bahasa ibu atau bahasa daerah mereka sendiri.

Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran berbagai pihak terhadap ancaman hilangnya bahasa daerah sebagai bagian dari identitas budaya masyarakat. Karena itu, saat ini pelestarian bahasa daerah mulai kembali digalakkan melalui berbagai kegiatan budaya, pendidikan, hingga program pemerintah daerah.

Di Mamuju misalnya, sejumlah kegiatan sekolah, perkemahan, dan acara kebudayaan mulai mendorong penggunaan bahasa daerah dalam percakapan sehari-hari. Upaya ini dilakukan agar generasi muda tetap mengenal, memahami, dan bangga menggunakan bahasa daerah mereka sendiri.

Tokoh masyarakat menilai bahwa Bahasa Indonesia dan bahasa daerah memiliki peran yang sama penting. Bahasa Indonesia menjadi alat pemersatu bangsa, sedangkan bahasa daerah merupakan warisan budaya yang mencerminkan jati diri suatu daerah.

“Dulu masyarakat dianjurkan menggunakan Bahasa Indonesia untuk memperkuat persatuan, tetapi sekarang kita juga dituntut menjaga bahasa daerah agar tidak punah,” ujar salah satu pemerhati budaya.

Pelestarian bahasa daerah dinilai bukan berarti mengurangi penggunaan Bahasa Indonesia, melainkan menjaga keseimbangan antara identitas nasional dan kekayaan budaya lokal. Dengan demikian, generasi muda diharapkan mampu menggunakan Bahasa Indonesia dengan baik tanpa melupakan bahasa daerah sebagai warisan leluhur.

Bagikan:

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Logo

Desa Dungkait

Kecamatan Tapalang Barat

Kabupaten Mamuju

Provinsi Sulawesi Barat

© 2026 Powered by PT Digital Desa Indonesia